クールジャパン

申し訳ありませんが、私は日本について何も知らない、私はあなたと良い夜をありがとう、彼らは細い目、甲高い声、そして白い肌を持っている日本について知っています
夜の良い

幸せなお祝いの言葉は

次のBBKUであなたを参照してください ^^

Gmana bosscu? Udah cool ngga?-_-

Sastrawan Tersipu Malu

Di beranda rumah kayu tambatan hatiku

Hujan rintih-rintih bawa kerinduan tentangmu

Tiap titik yang jatuh ada lukis wajahmu tersipu
Senja itu aku merintih

bukan karena jatuh atau perih

hanya saja..
aku rindu senyuman manis yang kau berikan padaku 

sembunyi-sembunyi.

Tersua senja menanti ketika yang lain angkat kaki. Malu

Citra hadir dihadapan rembulan tatkala raga penat. Tersipu

Apakah aku makhluk terakhir

Yang berkenan bercakap dengan cakrawala

Sayup-sayupnya meniti kata demi kata

Hening jadi riuh. Aku berbalik
Merajut.
Setiap sabda menyulih ayat

Menahbiskan kesatuan sajak meskipun terpatah-patah

Ragu.

Sepintas sang pujaan bersua

“Jadilah sastrawan adindaku. Kelak, kisah cinta dan patah hatimu akan bernilai ekonomis” pungkasnya.

Tersipu malu.

Bumi Bak Se-lang-kang-an

Google images

Banyak anak adam hanya sampai sebatas memanfaatkan bumi. Nyatanya yang anak adam fikirkan hanya selangkangan. Lalu, pertanyaannya apakah tuhan memikirkan bumi? Ataukah tuhan hanya sebatas menciptakan dan tidak mau bertanggung jawab atas ciptaannya? Analoginya, tuhan itu kokinya, dia yang masak, kita manusia yang harus makan dan mencuci piringnya.

Andaikan semesta itu tubuh, bumi adalah selangkangannya. Bumi bak selangkangan, nanti gatal baru di garuk. Bumi sudah selayaknya ganti dalaman, sudah berapa tahun dalamannya tak diganti. Umpama dalaman yang telah usang, berlobang, dan karetnya telah lepas, sama halnya dengan bumi.

Bisakah manusia merekonstruksi, menjaga, merawat, maupun melestarikan bumi?

Ataukah sebenarnya hal yang paling tidak diinginkan bumi adalah manusia itu sendiri?

Sila dinonton  film dokumenter Leonardo di Caprio Before the Flood, butuh waktu tiga tahun untuk proses pembuatan film ini, dan menghabiskan jutaan dollar untuk produksinya, kenapa lama dan mahal? Karena Leonardo di Caprio sebagai duta lingkungan PBB harus sibuk shooting film box officenya.

Before the Flood bercerita tentang bagaimana manusia merusak lingkungan dan perubahan iklim yang begitu cepat. Dampak akibat perubahan iklim dan efek negatifnya bagi lingkungan akibat kelalaian dan keserakahan manusia.

Dari kisah-kisah yang dialami Leonardo di Caprio semua kerusakan lingkungan dan perubahan iklim yang begitu cepat kesalahannya ada pada manusia. Artinya, yang paling tidak diinginkan bumi ini adalah manusia itu sendiri.

Sudah berapa ribu film dokumenter mengenai bumi dan seisinya? Siapa yang disalahkan?

Percuma berbicara tentang bumi, sama halnya kamu membicarakan orang yang kamu cintai, tapi orang yang kamu bicarakan tidak mencintai kamu. Bumi tidak akan selamat jikalau masih ada pria yang pipis di bawah pohon.

Jalan keluar terbaik rasa-rasanya seluruh manusia harus secepatnya ke akhirat.

~Mari merapat ke-akhirat!